Loading...

Selasa, 22 Mei 2012

How to Make Your Own Business (1)

Hei Guys pada tulisan saya kali ini saya akan berbagi tips tentang "Bagaimana Cara Memulai dan Mengelola Bisnis yang Baik dan Benar". Yah saya menulis ini berdasarkan pengalaman saya, berbagai buku dan artikel yang saya baca, dan pendapat dari orang lain. Saya akan membagi tulisan saya ini dalam beberapa bagian. Dalam bagian pertama ini saya akan memfokuskan tulisan ini terhadap "Dampak Positif dan Alasan Orang Enggan untuk Berbisnis".

Dewasa ini kita dituntut untuk menjadi seorang pengusaha, tapi kebanyakan dari kita menolak untuk menjadi pengusaha karena berbagai hal,yaitu :
1. High Risk 
Banyak orang berpendapat menjadi pengusaha itu sangat berisiko. Usaha kita dapat saja bangkrut secara tiba-tiba dan mungkin saja kita akan terseret dalam kewajiban untuk membayar liabilitas yang timbul dari bisnis kita tersebut 
2. Siklus pendapatan yang tidak dapat ditebak 
Yang dimaksud dengan pernyataan diatas adalah bisnis itu sangat unpredictable (gak bisa ditebak), kadang bisa menghasilkan laba yang sangat besar, tapi kadang justru kerugian yang didapat dan secara langsung itu berakibat pada kelangsungan hidup seseorang
 3. Modal yang besar = bisnis yang hebat 
Banyak orang yang salah persepsi tentang bisnis. Mereka selalu berpikir bahwa bisnis yang baik itu pasti membutuhkan modal yang sangat besar, tetapi justru kebanyakan bisnis yang sukses lebih memfokuskan diri kepada kinerja pelayanan yang baik daripada penyediaan modal yang banyak
4. Kemauan dan action yang kurang 
Banyak orang yang punya berbagai ratus rencana dan angan-angan untuk berbisnis, tetapi actionnya dan kemauannya kurang. Dapat sedikit tantangan, mereka sudah mundur. Orang seperti ini hanya bisa menuliskan tinta perencanaan di atas kertas, tetapi gak bisa menggoreskan tinta itu dalam kehidupan nyata
 5. Underestimate terhadap Diri Sendiri 
Okeyyy hal diatas sering terjadi sama kita. Ketika kita memulai bisnis, sering kali kita berpikir apakah bisnis ini akan berhasil,apakah aku punya kemampuan,bisnis dia kayaknya akan menenggalamkan bisnisku,saya tidak akan bisa mengelola bisnis ini dengan baik. Hal-hal inilah yang tanpa kita sadari dapat mempersempit kapasitas diri kita. Ibaratnya perang, kita akan kalah sebelum berperang kalo seperti ini
 6. Sudah berada pada comfort zone 
Hal seperti ini banyak terjadi pada kita teman-teman. Ketika kita telah menjadi pegawai dari suatu perusahaan, kita sering kali tidak punya motivasi untuk berwirausaha. Mindset kita langsung terbentuk bahwa pekerjaan kita sebagai pegawai akan menafkahi kita seumur hidup. Yah dengan gaji sekitar 2-7 juta kita sudah senang dan puas padahal seharusnya kita layak untuk mendapatkan lebih dari itu. Ingat guys sistem daripada setiap perusahaan yang ada hanya berfokus pada keuntungan pemiliknya atau pemegang saham. Karyawan itu hanya sebagai tools (alat) yang apabila tidak dapat berfungsi dengan baik dapat dibuang seketika itu juga.
Okeee guyss apakah kita menghindari untuk menjadi wirausaha karena faktor-faktor diatas???....Pertanyaan ini bisa kita jawab sendiri yahhh guys... Oke sekarang saya akan berbicara tentang keuntungan berbisnis agar para pembaca dapat terbuka pikirannya tentang kauntungan menjadi wirausaha ini
 1. Kebebasan Finansial
Menjadi seorang pengusaha dapat memberikan kita kebebasan finansial. Bisnis yang baik akan menghasilkan keuntungan layaknya keran air yang terus mengucur. Kita bisa lihat bisnis sepert kebab baba rafi, keripik pedam maichi, indomart,dll yang dapat memberikan keuntungan yang luar biasa bagi para pemiliknya. Saya gak pernah melihat ada karyawan yang dapat masuk ke dalam majalah forbes sebagai orang terkaya. Saya juga jarang melihat di infotainment ada karyawan yang berhasil menikahi seorang selebritas papan atas baik itu di Indonesia ataupun negara lain
2, Waktu kerja yang fleksibel
 Karyawan identik dengan sistem kerja rodi. Intensitas waktu bekerja berbanding lurus dengan pendapatan yang akan diterima. Hal ini berbeda apabila kita menjadi pengusaha. Kita dapat lebih bebas mengatur jam kerja kita sendiri tanpa berdampak pada menurunnya penghasilan. Dengan menjadi pengusaha, kita juga akan mempunyai waktu lebih banyak untuk dihabiskan dengan keluarga dan dapat lebih menikmati hidup
 3. Menjadi babu/pembantu dari diri sendiri 
Banyak karyawan yang dipaksa oleh bosnya untuk melakukan berbagai hal dan si karyawan yang lugu dengan terpaksa melakukannya karena takut dipecat. Hei guys kita disekolahkan tinggi dengan biaya yang mahal bukan untuk menjadi seorang pembantu buat orang lain. Banyak orang bekerja keras tapi penghasilannya segitu-segitu aja seumur hidup. Kapan kita bisa bisa merasakan indahnya hidup ini kalo cara kerja kita seperti itu. Apabila kita jadi pengusaha, kita akan lebih banyak berekspresi dan berkretivitas. Bis kita yah diri kita sendiri. Apapun kebijakan kita dapat terealisasi di perusahaan tersebut dan kita pun gak harus bekerja secara terpaksa. Yah dengan menjadi pengusaha, kita akan lebih menikmati pekerjaan kita
 4. Bermanfaat buat orang lain
Dengan menjadi pengusaha,kita akan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Tersedianya lapangan pekerjaan ini akan berdampak pada meningkatnya kualitas hidup orang banyak dan dampak tidak langsungnya adalah tercipta stabilitas perekonomian,keamanan, dan politik negara Okehh guyss mungkin inilah yang dapat saya bagikan buat teman-teman. 

Dalam hidup ini berlaku hukum High Risk High Return. Buanglah jauh-jauh pikiran kuno yang selama ini menjadi kebiasaan (habit) orang Indonesia yaitu sekolahlah tinggi-tinggi biar mendapatkan pekerjaan yang layak.Hei guys seharusnya ilmu yang kita peroleh dapat kita gunakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Jangan punya mental sebagai pembantu karena anda lebih dari itu.
Jangan takut gagal karena pengusaha sukses itu adalah orang yang pernah gagal, tetapi bangkit lagi berdasarkan visi yang ada pada dirinya
Akhir kata saya mengucapkan maaf sebesar-besarnya apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca.
Hidup wirausaha muda !!!! Jaya Indonesiaku ^^

Sabtu, 07 Januari 2012

Trip to Malang (Part 1)

Kisah ini dimulai pada tanggal 26 Desember 2011. Bersama teman saya Chiltry Hutahean dan Rizky luthfiansyah, kami berencana untuk berlibur ke kota Malang. Mulanya kami merencanakan untuk naik kereta api dari Stasiun Senen tepi unfortunately tiket kereta api udah habis...Hasrat berlibur kami yang menggebu-gebu pun membuat kami berpikir lebih keras untuk mencari sarana transportasi yang lain. Setelah melalui diskusi yang panjang kami pun memutuskan untuk langsung pergi ke terminal Lebak bulus untuk mencari bus...ehmm maybe ini tindakan gambling ,tapi bus merupakan alternatif terakhir kami..Setibanya di terminal Lebak Bulus, para calo tiket langsung mengerumuni kami bakSemut yang Ngiler Liat Gula Nganggur

Berjuta-juta gombalan cadas mulai dilontarkan kepada kami. Dan sialnya kami pun terpedaya oleh manisnya gombal sang calo...
Kami Seperti Perawan di Sarang Penyamun

Abang-abang calo pun dengan anggunnya mengiring kami ke suatu loket. Jreng Jreng dan bus yang beruntung itu adalah bus yang bernama "Harta Sanjaya"....Proses transaksi pun berjalan dengan alot dengan diakhiri keluarnya uang sejumlah 285.000/orang. Jumlah ini terbilang cukup mahal dibanding bus-bus lain..Setelah proses transaksi selesai,kami pun dengan penuh harapan langsung menuju ke ruang tunggu...ehmmm sebenarnya seh gak layak disebut ruang tunggu, tapi lebih layak disebut pasar pagi

Menit demi menit berlalu jam demi jam pun perlahan pergi meninggalkan kami, bus yang diharapkan pun tidak kunjung menampakkan muka....Kami berulang kali pergi ke loket yang tadi menanyakan waktu pasti keberangkatan, tapi pihak loket hanya menjawab sabar yah mas, bentar lagi juga berangkat nunggu penuh nih.....Seketika itu juga kami pun kembali ke ruang tunggu dengan lunglai...sepanjang penantian itu keluhan-keluhan,cacian, dan makian bergantian keluar dari mulut kami...Hati kami pun semakin panas ketika melihat sepasang muda mudi sedang asyik berpelukan di tempat yang begitu ramai, Sang cowo meraba-raba tangan dan pinggul si cewe sementara si cewe terkesan tidak memberikan perlawanan yang berarti....Si Chiltry pun seperti tidak terima dengan pemandangan tersebut, dia mencoba untuk mencari angle/sudut yang tepat untuk membidik moment langka tersebut

Waktu yang ditunggu pun tiba,tiba datang sesosok malaikat yang bernama "Supir bus Harta Sanjaya" datang menghampiri kami....Di bayangan kami bus tersebut bus mewah dengan toilet dalam layaknya kereta kerajaan sriwijaya....
Setelah kami naik ke dalam bus tersebut, sehentak harapan pun sirna
Mata kami menjumpai sebuah bus tanpa nama, tidak ada toilet, dan para penumpang yang bersesakan...Seketika itu terbesit pertanyaan kecil di hati,"Apakah kami akan sampai dengan selamat" hahahhaa

Minggu, 09 Oktober 2011

Integritas Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Dalam tulisan kali ini saya akan membahas tentang “Integritas seorang Pegawai Negeri Sipil”. Sebelum saya membahasnya secara lebih dalam, saya akan coba untuk memaparkan beberapa pengertian dari integritas

Integritas adalah mutu, sifat, atau keadaan yg menunjukkan kesatuan yg utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan kewibawaan dan kejujuran

Integritas adalah bertindak konsisten sesuai dengan kebijaka, kode etik, &peraturan. Memiliki pemahaman dan keinginan untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan dan etika tersebut, dan bertindak secara konsisten walaupun sulit untuk melakukannya

Integritas adalah sebuah konsep konsistensi tindakan, nilai-nilai, metode, langkah-langkah, prinsip, harapan, dan hasil

Dari beberapa pengertian diatas kita sudah dapat menyimpulkan apa itu integritas. Menurut pengertian saya sendiri, integritas adalah suatu pola pikir dan karakter yang sesuai dengan norma dan peraturan yang berlaku yang dihasilkan melalui proses yang panjang. Integritas itu merupakan karakter yang baik yang dihasilkan dari proses yang panjang mulai dari kita kecil,sekolah,kuliah, dan akan terbawa sampai ke dunia pekerjaan. Integritas ini harus selalu diasah. Menurut pandangan saya, integritas itu berkaitan erat dengan kesederhanaan. Orang yang berintegritas itu selalu mensyukuri apa yang dia punya dan berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk menjaga apa yang dia punya. Integritas ini berbeda terbalik dengan keserakahan. Integritas tidak bisa berjalan bergandengan dengan keserakahan. Apabila seseorang lebih memilih keserakahan, integritas pun akan hilang dengan sendirinya. Hal ini juga berlaku sebaliknya

Nah setelah saya membahas tentang integritas, saya akan memaparkan beberapa pengertian tentang pegawai negeri


Pegawai Negeri adalah warga negara RI yang telah memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri, atau diserahi tugas negara lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku (pasal 1 ayat 1 UU 43/1999

Pegawai Negeri adalah unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang dengan kesetiaan dan ketaatan kepada Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945, negara dan pemerintah, menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan (Undang-Undang Pokok Kepegawaian No. 43 Tahun 1999)

Pasal 2 Undans-Undang Republik Indonesia No. 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, yang menjelaskan pegawai negeri terdiri dari
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)
2. Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI)
3. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia

Pegawai negeri sipil terdiri dari :
1. Pegawai Negeri Sipil Pusat
2. Pegawai Negeri Sipil Daerah
3. Pegawai Negeri Sipil Lain yang Ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah

Dalam tulisan saya ini, saya hanya akan memfokuskan tentang Integritas Pegawai Negara Sipil (PNS). Saya memilih topik ini karena dewasa ini pegawai negeri sipil kita kebanyakan tidak menjunjung tinggi integritas yang sama seperti yang dimiliki ketika mereka masih berada di bangku kuliah. Kebanyakan dari mereka tidak lagi menjadi abdi negara yang berintegritas kepada negaranya, tetapi lebih fokus dengan upaya untuk memperkaya diri sendiri. Saya tidak katakan semua karena masih ada beberapa yang masih berintegritas untuk memperbaiki kondisi negara ini. Kebanyakan integritas ini telah pudar oleh banyaknya rupiah yang bertebaran yang bisa diraih dalam waktu yang singkat dan dengan cara yang kotor. Dewasa ini kita dikejutkan oleh berita tentang Gayus Halomoan Tambunan, seorang pemeriksa pajak yang melakukan korupsi hingga milyaran rupiah. Dia rela mengorbankan integritasnya sebagai pegawai negara sipil yang bersih dengan uang milyaran rupiah yang bisa menguba hidupnya dalam waktu seketika. Saya yakin dulunya seorang Gayus tidak punya cita-cita untuk menjadi seorang koruptor. Saya juga yakin ketika masih kuliah dia punya cita-cita untuk menjadi pegawai negeri sipil yang berintegritas, tetapi seiring berjalan waktu integrtitas itu pun hilang ditelan kenikmatan dunia


Saya miris ketika melihat masih ada banyak anak bangsa yang menderita busung lapar, kaki gajah, kurang gizi, dan kelaparan. Saya terpana melihat seorang yang mengaku sebagai abdi negara, tetapi memperkaya diri dengan rupiah-rupiah dari rakyat kecil. Negara kita adalah negara kaya dengan sumber daya yang melimpah. Kita punya kebun coklat yang luas, kandungan gas bumi yang melimpah, emas yang melimpah ruah, kekayaan budaya yang beraneka ragam, sumber daya manusia yang banyak, & keindahan alam yang luar biasa, tetapi hampir mayoritas masyarakat kita berpenghasilan menengah ke bawah. Yang menjadi pertanyaan saya selama ini, Apakah pemerintah kurang peka terhadap masalah ini?. Saya yakin pemerintah diisi oleh mereka yang kompeten di bidangnya masing-masing, tetapi kebanyakan dari mereka lebih mengandalkan pikiran daripada hati. Sebagian dari mereka hampir kehilangan integritas yang mereka miliki ketika mereka belum mengenal harta dan kekuasaan.

Pegawai negeri sipil merupakan organ dari jalannya suatu pemerintahan. Ketika di dalam organ tersebut ada penyakit kronis maka keseluruhan pemerintahan akan terganggu. Intinya peran pegawai negeri sipil itu sangat vital dalam suatu negara. Apabila PNS ini bekerja dengan penuh integritas, saya yakin negara ini akan bangkit. Apabila PNS ini mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi, saya yakin negara ini akan menjadi salah satu negara yang diperhitungkan. Negara ini penuh orang pintar, tetapi hanya sedikit yang punya integritas.
Saya sangat terkejut ketika mendengar informasi dari seseorang teman bahwa untuk bisa masuk menjadi pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dibutuhkan uang sampai ratusan juta. Pegawai neger sipil yang masuk dengan cara bayar seperti ini pastinya lebih berfokus untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkannya dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. Pegawai dengan tipe seperti ini kebanyakan tidak peduli dengan apa yang bisa dilakukannya buat negara,tetapi hanya berfokus bagaimana caranya bisa menjadi cepat kaya. Kasus-kasus seperti inilah yang dewasa ini sering terjadi. Bahkan hal yang seperti ini sudah umum terjadi di masyarakat

Sebagai pegawai negeri sipil hendaknya kita berintegritas. Kita telah mendapat gaji dari masyarakat hendaknya kita juga harus memberi kinerja yang terbaik buat mereka. Tiap-tiap rupiah yang kita dapat merupakan amanah dari rakyat yang harus dijaga. Banyak rakyat miskin yang sudah merelakan hasil jerih payahnya untuk menggaji kita. Pegawai negeri sipil harus benar-benar bisa menjadi abdi negara, yang setia mengabdi kepada bangsa dan negara dalam segala kondisi. Kita sebagai PNS harus benar –benar menjadi pembantu,yang melayani rakyat dengan tulus tanpa pamrih. Jangan jadikan Pegawai Negeri Sipil itu sebagai pekerjaan yang dapat memperkaya kita dengan sekejap karena
jutaan nasib rakyat ditentukan oleh integritas kita sebagai Pegawai Negeri Sipil yang baik

Selasa, 04 Oktober 2011

Perbedaan Auditing PDE dengan Auditing konvensional

Sebenarnya tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan di antara audit PDE dengan audit konvensional. Dari segi pengertian, konsep, auditor, tujuan dan manfaat kedua jenis audit audit tidak jauh berbeda bahkan hampir terkesan sama. Berikut ini adalah definisi audit dari beberapa sumber:
Auditing adalah suatu proses sistematik yang bertujuan untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti yang dikumpulkan atas pernyataan atau asersi tentang aksi-aksi ekonomi dan kejadian-kejadian dan melihat bagaimana tingkat hubungan antara pernyataan atau asersi dengan kenyataan dan menkomunikasikan hasilnya kepada yamg berkepentingan. (PSAK - Tim Sukses UKT Akuntansi 2006)
Auditing adalah pengumpulan dan penilaian bukti mengenai informasi untuk menentukan dan melaporkan mengenai tingkatan kesesuaian antara infomasi tersebut dengan ketentuan yang ditetapkan serta dilakukan oleh orang yang berkompeten dan independen. (Arens dan Loebbecke)
Auditing adalah proses yang sistematis mengenai perolehan dan penilaian bukti secara obyektif yang berkenaan dengan pernyataan mengenai tindakan – tindakan dan kejadian – kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan serta untuk mengkomunikasikan hasil – hasilnya kepada pihak – pihak yang berkepentingan. (American Accounting Association)
Auditing adalah suatu proses sistematik yang bertujuan untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti yang dikumpulkan atas pernyataan atau asersi tentang aksi-aksi ekonomi dan kejadian-kejadian dan melihat bagaimana tingkat hubungan antara pernyataan atau asersi dengan kenyataan dan menkomunikasikan hasilnya kepada yamg berkepentingan. (PSAK - Tim Sukses UKT Akuntansi 2006)
Pengertian auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis, oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh pihak manajemen beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan pedapat mengenai laporan kewajaran laporan keuangan tersebut (Sukrisno Agoes (1996:1))
Dari pengertian diatas kita dapat menarik kesimpulan mangenai pengertian auditing. Dari pengertian auditing diatas terdapat persamaan arti antara audit PDE dengan audit konvensional. Namun demikian ada sedikit perbedaan yang berlaku di antara keduanya. Weber memberikan definisi tersendiri mengenai audit PDE. Weber mengatakan bahwa Auditing PDE adalah suatu proses pengumpulan dan penilaian bukti untuk menentukan apakah suatu sistem komputer melindungi aktiva, mempertahankan integritas data, mencapai tujuan organisasi secara efektif, dan menggunakan sumber daya secara efisien. Defenisi tersebut lebih menekankan pada audit operasional yang berkaitan dengan aktivitas penggunaan komputer sebagai tool utamanya.
Secara umum Audit IT adalah suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal. Audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer. Salah satu penggunaan istilah tersebut adalah untuk menjelaskan proses penelahan dan evaluasi pengendalian-pengendalian internal dalam EDP. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui komputer. Penggunaan istilah lainnya adalah untuk menjelaskan pemanfaatan komputer oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang tidak dapat dilakukan secara manual. Jenis aktivitas ini disebut audit dengan komputer
Audit IT sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science. Audit IT bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan (confidentiality), dan keutuhan (integrity) dari sistem informasi organisasi.

Ada beberapa alasan dilakukannya Audit IT :

Ron Webber, Dekan Fakultas Teknologi Informasi, monash University, dalam salah satu bukunya Information System Controls and Audit (Prentice-Hall, 2000) menyatakan beberapa alasan penting mengapa Audit IT perlu dilakukan, antara lain :

1.Kerugian akibatkehilangan data.
2.Kesalahan dalam pengambilan keputusan.
3.Resiko kebocoran data.
4.Penyalahgunaan komputer.
5.Kerugian akibat kesalahan proses perhitungan.
6.Tingginya nilai investasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer.
CONTOH METODOLOGI AUDIT IT :
• BSI (Bundesamt für Sicherheit in der Informationstechnik)
• IT Baseline Protection Manual (IT- Grundschutzhandbuch )
• Dikembangkan oleh GISA: German Information Security Agency
• Digunakan: evaluasi konsep keamanan & manual
• Metodologi evaluasi tidak dijelaskan
• Mudah digunakan dan sangat detail sekali
• Tidak cocok untuk analisis resiko
• Representasi tdk dalam grafik yg mudah dibaca
Dari pengertian di atas dapat ditarik pemahaman tentang IT auditing:
• Ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan sistem informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan (misalnya metode sebab-akibat)
• Memerlukan keahlian dibidang IT ( termasuk diantaranya hacking) dan alat bantu (tools) baik hardware maupun software
Jadi, kesimpulannya Audit Manual dan Audit PDE adalah suatu proses penilaian dan atestasi yang sistematis oleh orang – orang yang memiliki keahlian dan independen terhadap informasi mengenai aktivitas ekonomi suatu badan usaha, dengan tujuan untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian antara informasi tersebut dengan ketentuan yang telah ditetapkan.Perbedaan Audit Manual dengan audit PDE adalah :
1)Teknik audit
Audit PDE : Program khusus untuk penggunaan teknik audit manual (teknik audit yang menggunakan komputer sebagai tools utamanya)
Audit konvensional : Inspeksi, observasi, wawancara, konfirmasi, posedur analitis, vouching, verifikasi, rekonsiliasi, scanning, dsb.
2)Proses Audit
Audit PDE :Tidak sekuensial
Audit konvensional :Sekuensial
3)Waktu yang dibutuhkan
PDE :Lebih Cepat
Konvensional :Lebih lama
4)Audit Evidence
PDE :Lebih sulit dan rumit
Konvensional :Lebih rendah
5)Kesalahan yang berulang terus
PDE :Jejak audit mungkin hanya timbul untuk jangka waktu pendek atau dalam bentuk yang hanya bisa dibaca oleh komputer di mana program untuk masing – masing laporan keuangan adalah independen sehingga satu transaksi dapat diproses untuk beberapa tujuan secara simultan dari buku harian sampai dengan laporan keuangan.
Konvensional :Jejak audit terlihat secara fisik yang memungkinkan seseorang untuk mentrasir informasi akuntansi perusahaan yang besangkutan
6)Audit trail
PDE: Sering tidak ada pemisahan tugas tetapi tetap harus ada pengendalian alternative sehingga tidak memungkinkan orang yang sama menguasai transaksi dari awal hingga akhir tanpa campur tangan pihak lain.
Konvensional :Pemisahan tugas sebagai bentuk pengendalian wajib dilaksanakan untuk mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian
7)Pemisahan tugas
PDE :Ketergantungan pada hardware dan software memunculkan potensial loss yang tinggi karena pengelolaan input, proses, output dan penyimpanan data dalam bentuk yang standar.
Konvensional :Kemungkinan potensial loss lebih kecil karena tersedianya jejak audit di samping pengelolaan input, proses, output, dan penyimpanan data yang terpisah
Ketergantungan pada software dan hardware
8)Audit risk
PDE :lebih besar karena:
- Pengolahan transaksi yang simultan dalam PDE
- Pengolahan yang tidak logis
- Kesalahan memasukan data, baik sengaja ataupun tidak, yang jk terakumulasi akan menjadi makin besar
Konvensional :lebih kecil karena:
- Pengolahan transaksi yang beragam
- Jika terjadi kejadian yang tidak wajar maka manusia akan segera mengetahuinya.
- Kesalahan memasukan data tidak terjadi berulang-ulang
Audit risk Manfaat penilaian internal control
Untuk memperoleh keyakinan bahwa:
- Desain dan implementasi program aplikasi telah dilaksanakan sesuai dengan otorisasi dan ketentuan manajemen
- Setiap perubahan pada program aplikasi telah diotoisasi dan disetujui oleh manajemen
- Terdapat peraturan yang memadai yang menjamin akurasi dan integritas dari pemrosesan oleh computer, laporan dan hal – hal lain yang dihasilkan oleh computer

- Sumber data yang tidak akurat telah diidentifikasikan dan telah diambil tindakan oleh manajemen

- Operator dan pihak- pihak yang mempunyai akses secara online terhadap system tidak dapat mengubah masukan, keluaran, program, maupun fail yang ada tanpa otorisasi yang sah
- Terdapat peraturan yang memadai untuk melindungi fail yang ada dari akses dan otorisasi yang sah - Memenuhi standar pekerjaan lapangan
- Merencanakan sifat audit
- Menentukan banyaknya waktu audit dan luasnya prosedur audit dalam pengujian substantive.
9)Manfaat penilaian IC
PDE :
- Audit around the computer
- Audit through the computer
- Audit with the computer
Konvensional :Melakukan pemeriksaan berdasarkan bukti fisik (dokumen / bukti) yang dimiliki perusahaan dengan melakukan beberapa teknik seperti konfirmasi, wawancara prosedur analitis,dsb)
10) Cara audit
PDE :Pengumpulan bukti audit yang handal lebih sulit karena perubahan dalam pengendalian intern dan beberapa teknik audit manual tidak dapat digunakan kecuali dengan teknik audit berbantuan komputer
Konvensional :Evaluasi bukti audit lebih sulit karena harus difahami kapan pengendalian internal berfungsi dan kapan tidak Pengumpulan bukti dengan teknik: inspeksi, observasi, wawancara, konfirmasi, posedur analitis, vouching, verifikasi, rekonsiliasi, scanning, dsb.
11)Pengendalian Intern
PDE :Selain general control,audit EDP juga menekankan kepada application control
Konvensional :Lebih menekankan kepada general control
12. Bukti Audit
PDE :Keahlian tentang auditing dan akuntansi ditambah keahlian tentang computer oleh salah seorang tim auditor
Konvensional :Dilakukan oleh seseorang yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang cukup sebagai seorang auditor
13. Keahlian auditor
PDE :Diperlukan keahlian dibidang komputer (PDE)
Konvensional :Tidak diperlukan keahlian dibidang komputer (PDE)

Sedangkan kalau ditinjau dari tahap-tahap yang ditempuh, audit PDE dan audit konvensional memiliki sedikit perbedaan. Menurut Arens, tahapan audit konvensional meliputi empat tahap sebagai berikut:
1. Merencanakan dan merancang pendekatan audit.
2. Pengujian pengendalian dan transaksi.
3. Melaksanakan prosedur analitis dan pengujian terinci atas saldo.
4. Menyelesaikan audit dan menerbitkan laporan audit.


Sedangkan menurut Anies S.M. Basalamah tahapan audit PDE terbagi menjadi 5 fase proses yang spesifik yaitu :
1. Perencanaan audit
2. Pemahaman terhadap lingkungan komputer
3. Mengevaluasi Pengendalian Intern
4. Pelaksanaan Pengujian Ketaatan dan Pengujian substantif
5. Penyelesaian audit


Ada dua catatan penting mengenai perbedaan tahap-tahap audit antara audit PDE dan audit konvensional. Kedua hal itu adalah mengenai pemahaman lingkungan komputer dan evaluasi pengendalian intern. Untuk pemahaman mengenai lingkungan komputer, hanya dikenal oleh audit PDE sedangkan untuk audit manual tahap ini tidak ditempuh. Evaluasi pengendalian intern antara audit PDE dan audit konvensional juga sedikit berbeda. Untuk audit PDE ada penekanan khusus pada application control di samping general control, hal ini tidak berlaku untuk audit konvensional.

Selasa, 07 Juni 2011

Pengertian Divestasi

DIVESTASI
Definisi divestasi sebagai upaya pemilik perusahaan untuk menjual aset atau sebuah divisi kerjanya kepada pihak lain, yang mampu memberikan harga penawaran paling tinggi. Pada proses divestasi perusahaan akan menerima dana dalam bentuk tunai dan biasanya diinvestasikan lagi atau dikembalikan kepada pemegang saham sebagai dividen atau stock buybacks. Pola divestasi yang dilakukan hampir seragam, yakni melalui strategic sales diikuti dengan market placement

Alasan mengapa menempuh langkah divestasi.

Aset yang dijual lebih tinggi nilainya bagi pembeli, dalam arti pembeli bisa menggunakan secara lebih efisien.
Divestasi bukan didorong oleh nilai aset, tetapi lebih ditekankan pada kemunculan kebutuhan mendesak atas dana tunai oleh perusahaan yang melakukan divestasi. Hasil divestasi itu biasanya digunakan untuk melunasi kewajibannya.
Alasan bahwa aset-aset yang dijual tidak ada hubungannya dengan bisnis utama perusahaan yang bersangkutan.

Nah alasan pemerintah divestasi adalah
Pertama, merupakan cara terbaik bagi pemerintah untuk mendapatkan kembali dana segar yang telah dikeluarkan untuk program restrukturisasi(mis perbankan).

Kedua, hal yang lebih penting dari manfaat di atas adalah sebagai cara untuk kembali menggerakkan sektor perbankan nasional dengan mengembalikan posisi kepemilikan ke tangan swasta sebagaimana mestinya

Divestasi ini layaknya pedang bermata dua...Dimana dapat menguntungkan dan dapat merugikan.....Selayaknya sih pemerintah dapat memilah mana aset yang layak untuk di-divestasi dan mana yang tidak layak.....Jangan mengulang kasus PT Newmont lah hehehehhe ^_^

Jumat, 03 Juni 2011

1th April (Special day for us)

First Chapter
Cerita ini dimulai ketika aku kuliah di jurusan ekonomi pembangunan (USU).....Disaat itu aku masih jomblo & q rasa gak ada yang dapat menarik hatiku ketika itu... Hari demi hari tetaplah sama buatku. Banyak teman cewe tapi belum ada yang bisa mencuri hatiku....Keinginan untuk fokus kuliah semakin mengunci erat hatiku...

Pada suatu pagi ketika menjelang dimulainya kuliah, aku meminjam buku catatan salah satu teman cewe ku...Kubuka halaman demi halaman buku catatannya satu waktu aku terpaku ngelihat suatu tulisan yang menceritakan kecintaannya sama Tuhan.....Disanalah mulai aku mengenal dirinya,seorang wanita yang lumayan manis tapi tomboy & cerewet....Mulai dari saat itu kekagumanku kepadanya mulai timbul, tetapi kemudian karena kami jarang berkomunikasi & sering berantam kekagumanku menjadi hambar dan berujung menjadi rasa sebel terhadap wanita ini

Kuliah demi kuliah kulewati....Aq belajar dengan serius agar aku mendapat nilai yang terbaik...Ketika pengumuman nilai keluar,aku membandingkan nilaiku dengan teman-temanku...Sial!!!!!..Itu kata yang pertama kali terucap dari bibirku ketika ku ngeliat nilaiku masih kalah dengan wanita yang menyebalkan ini.....Jujur aku paling benci kalah sama wanita apalagi dengan wanita yang menyebalkan itu....Apalagi ketika pada saat ujian ku ngelihat cewe menyebalkan ini nyontek waktu ujian makin gak respek aku sama wanita ini

Waktu terus berlalu, aku pun memutuskan untuk mengikuti ujian masuk STAN....Jujur ini bukan keinginan ku, tapi karena keadaan yang memaksa...Kumulai dengan pergi ke Jakarta untuk ikut ujian sekaligus berlibur. Selama di Jakarta aku & wanita menyebalkan ini sering smsan....yah hasil dari smsan selama q di jakarta ini ialah aku dengan dia akan tukaran kado ulangtahun secara ulangtahun aku dengan dia berdekatan..Aku tanggal 6 Agustus sementara dia tanggal 11 Agustus

Second Chapter

Pada saat ku pulang dari Jakarta kami pun tukar-tukaran kado. Dari kejadian itu kami mulai dekat..Kami mulai sering smsan & telpon-telponan. entah gimana semakin aku melihat dia, hatiku tiba-tiba menyukai dia...Perasaan itu kutolak mentah-mentah dengan menjodohkan dia sama saudaraku sendiri & teman SMA ku....Parah sih, tapi yah hhhahhaa sekalian berbakti kepada saudara dan teman yang sedang mencari jodoh juga saat itu

Pada saat aku mengadakan malam perpisahan sama teman2 EP karena aku lulus STAN & akan meninggalkan USU, aku mengundang dia ikut acara itu....Pada malam itu entah gimana aku senang x dia datang, tapi dia sok jodoh-jodohkan aku dengan temanku yang lain.... yah karena itu ku acuhkan aja perasaanku itu

Third Chapter
Keakraban ini pun berlanjut ketika ku sudah berada di Jakarta. Kami masih sering smsan.....Pada pagi hari,hari pertama di Jakarta, kami mulai sms yang aneh-aneh hhehhehe....Dengan keadaan bercanda kami bilang rindu satu sama lain hhehhe...Menurut ku darisana lah asal mula aku bisa jatuh cinta sama cewe aneh ini....Dari kejadian itu kami semakin sering smsan....Kemudian bercanda itu mulai keterlaluan hehehhe dengan bilang suka satu sama lain

Tapi anehnya semenjak itu kami mulai berteman tapi kayak pacaran....Sering smsan mulai dari mengingatkan untuk tidak lupa makan sampai untuk rajin belajar pun saling kami lakukan...Dari sana belum ada pikiran buat pacaran serius sama wanita aneh ini

Hari demi hari smsan sama dia aku ngerasain perasaan yang lain...Ntah kenapa aku mulai sayang sama dia...Aku mulai berharap sama dia...Padahal pada saat itu ada 2 cewe yang lagi dekat sama ku mantan cewe ku & cewe yang kukejar selama ini..2 cewe ini secara langsung pada saat itu menyatakan cinta sama ku..Secara logika seharusnya aku lebih memilih diantara 2 cewe itu daripada berharap pada cewe yang aneh itu....Tapi entah kenapa hatiku lebih senang sama cewe aneh itu daripada menanggapi 2 cewe yang menyatakan rasa cintaku ke aku....Aku menghiraukan perhatian dari 2 cewe itu, perasaan ku condong ke cewe aneh itu walaupun pada saat itu aku belum tau dia benar-benar sayang sama aku atau hanya main-main

Fourth Chapter
Pada bulan Desember aku pulang ke Medan aku memutuskan untuk pergi menemui dia.....Entah kenapa perasaanku pengen banged ketemu ma dia, rindu kali sama dia...Pada saat pertama kali jalan bareng sama dia, aku ngerasa nyaman kali padahal sebelumnya kami belum pernah jalan bareng....Setelah pulang dari jalan bareng itu aku mengantar dia pulang. Pada saat itu aku ngelihat wajah dia yang begitu sedih melepas kepergianku..Wajah sedih itu yang membuatku sulit untuk meninggalkannya ketika itu...Mulai dari saat itu aq semakin sayang sama dia walaupun aq masih belum berani nembak dia karena ku masih sedikit ragu hehehhe

Setelah kepulangku yang pertama itu hubungan kami semakin mesra. Walaupun kami belum pacaran, tetapi kami seperti orang yang sudah pacaran hehehe....Masalah demi masalah datang,tapi setiap masalah itu justru membuat rasa cinta diantara kami semakin besar...

Pada bulan 3 akhir tibalah kepulanganku yang kedua kali ke kota Medan....Sebenarnya jujur disitu aku berniat untuk bilang ke dia bahwa aku belum punya keberanian untuk menjalin hubungan dengan dia...Beberapa hari sebelum kembali ke Jakarta akhirnya dia mengetahui rencanaku ini...Pada saat itu aku ngerasa seperti pria yang paling bejat di seluruh dunia karena aku telah mengecewakan wanita yang tulus menyayangiku. Setelah beberapa hari bergumul, aku memutuskan untuk berdiskusi dengan temanku mengenai masalah ini...Darisana aku mengambil keputusan untuk menembak dia ^_^

Fifth Chapter
Hari penembakan pun terjadi hahahha.....Pada tanggal 1 April 2010 aku memulai misi rahasia ini...Awalnya aku sms ini bilang mau ketemuan di USU,mw bilang hal yang penting...Pada saat dia sudah datang ke pepustakaan USU, aku mengajak dia ke taman belakang perpustakaan USU....Pada saat itu aku suruh dia menunggu bentar, sementara aku pergi untuk menempa cincin di Pajus....Kejadian pembuatan cincin itu tidak diketahui sama dia hehehhe....Waktu penembakan sih simple aku bilang ke dia,” kalau kamu nerima cintaku kenakanlah cincin yang barusan kutempa itu,tatapi kalau kamu tolak aku buanglah cincin itu.....Dan jawabannya adalah DITERIMA hore3...haahhaha...Cara yang klasik namun berhasil membuat wanita secantik dia luluh juga hehhehehe ^_^

Mulai dari saat itu hubungan kami tetap berjalan. Gak terasa pada tanggal 1 Juni 2011 ini hubungan kami genap berusia 1 tahun 2 bulan...Bukan waktu yang lama, tetapi juga bukan waktu yang singkat buat menjalani hubungan hehehe...Mulai dari kata kungkung, jolek, bauk, sayang, honey, cinta, & panggilan-panggilan lainnya telah mewarnai hubungan kami ini....Mulai dari senyum, tangisan, kekecewaan, maupun kebahagiaan telah menjadi bagian dari hubungan kami.....Rencana ke seoul, punya anak 3, & nikah 5 tahun lagi pun telah menjadi bumbu dalam hubungan kami...hehehhe..

Yang ku yakin mau berapa lama pun hubungan kami ini, mau seberapa besar masalah yang kami hadapi, mau seberapa besar rintangan dan hambatan yang kami hadapi aku tetap mau bersyukur karena dia ada buatku. Seperti semboyan kami Bastian buat Lia dan Lia buat Bastian dan aku mau terus berkata i always love you forever & ever

Kamis, 02 Juni 2011

Mereka begitu berharga di hidupku

Hoam finally i write again......setelah selesai mengikuti uas yng begitu melelahkan akhirnya aku punya waktu luang juga hahahhaha....Hari ini kayaknya ada sesuatu yang kurang,kayaknya kecewa x aku hari ini...Tapi kekecewaan ini membuatku dapat menyadari satu hal,"Damn actually i have 2 people who love me so much, yang mengasihiku tulus dan rela berkorban buat orang kayak aku ini...yang parahnya aku sering melupakan cinta mereka yang begitu tulus samaku.....Mereka adalah kakek & nenekku,dalam bahasa bataknya opung boru & opung doli ku ^_^....hem aku pengen ceritain masa laluku deh..okeh ini adalah sepenggal masa laluku yang membuat kedua orang ini sangat berharga buatku.....Pada tanggal 6 Agustus 1990 aq dilahirkan oleh perpaduan antara orang Batak & orang Jawa...Bapakku suku batak sedangkan mamaku suku Jawa..Sadly sampe sekarang aku belum pernah melihat wujud mamaku karena 6 hari setelah kelahiranku dia meninggal..Pada saat dia meninggal,dia menitipkan aku sama opungku..Kenapa dia tidak menitipkan aku sama bapakku???? itu pertanyaan besar yang mungkin tidak kuketahui..Tapi aku bersyukur karena dia menitipkan aku kepada orang yang tepat,yaitu opungku...Pada saat mamaku meninggal opungku membawaku ke medan yah pengalaman pertamaku naik pesawat yah waktu masih berwujud bayi imut wkwwkwkkwk (sekarang udah jadi amit-amit). ehm sebelum ku teruskan ke cerita selanjutnya inilah profil kedua orang yang udah merawat aq hingga jadi segede kingkong

Nama pria disamping ini adalah Baginda Pangaribuan.Dia adalah opung doli ku buat ku he's the best man in this world...Sosok pria penyayang,bertanggungjawab,setia,tegas,takut akan Tuhan,&pekerja keras...Hehehehe aq banyak belajar dari opung doli ku ini..Waktu kecil ampe SMA aq selalu diantar jemput sama pria yang satu ini..Jujur bangga x aku punya opung kayak dia.....Buatku dia itu lebih dari sekedar opung,dia itu udah q anggap seperti bapakku sendiri....Hhehehhe...hal yang paling buatku semangad kuliah dan ingin banged menjadi orang sukses ialah karena dia..Hal yang paling menyentuh hatiku ialah ketika pada suatu malam dia bilang ke aku
Harus janji kau sama opung yah kau itu harus benar-benar kuliah di Jakarta,Jangan kecewakan opung
....Opungku ini orangnya sangat pekerja keras dan mandiri..Walaupun dia udah capek kerja nyari duit,dia tetap menyempatkan diri untuk melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci baju,mencuci piring,nyetrika baja,bahkan berkebun....Pengen x jadi seperti dia hehhehehe tapi sampe sekarang belum bisa aku....Kadang apabila ingat tentang dia, sering nangis aku...Dia begitu terbeban akan kehidupan anak-anak & cucu-cucunya..Hal itu membuat dia gak bisa menikmati semua hasil jerih payahnya...Parahnya kami sering x mengecewakan hatinya,membuat dia kecewa akan perbuatan kami,terkhususnya aku.....hehehhehehe.....Tapi entah kenapa lah aku bertekad suatu saat dengan uang hasil jerih payahku aku ingin merawat dia di masa senjanya......Aku mau di sisa hidupnya membuat dia tersenyum karena bahagia hehheehehe

Nah gambar selanjutnya adalah Santun MAnurung.Dia adalah opung boru ku/nenekku...Dia adalah wanita yang tercrewet yang pernah ku temui...Itulah sebabnya aku gak mau punya istri boru MAnurung hahahhahhaha....Kalo di Medan tiap hari pekak kupingku karena teriakannya hahaha...Dibalik semua itu dia adalah wanita tercantik di dunia,buatku...Dia adalh pengganti ibuku yang sudah meninggal..Hehhehhe kadang kalo lagi benar2 sedih aku pasti nangis di dekat dia....Actually dia lah sosok yang udah membentuk aku menjadi sekarang ini..Hal yang paling gak ingin kulakukan di dunia adalah membuat opung boru dan opung doli ku nangis karena ulahku....Cinta bangedddd aku sama opung boruku ini...Sewaktu masih di medan,pribadi ini yang ngajarkan aku untuk hidup takut akan Tuhan hehhehhe....

Guys mereka berdua adalh sosok yang paling berarti buatku.....Jujur aq milih kuliah di STAN karena aq gak pengen mereka susah lagi mikirin gimana masa depanku,gimana bayar uang kuliahku..Jujur ketika masih di USU dulu mereka udah nyiapkan uang kuliahku ampe kuliah s2 di luar negeri....hehehehe pada saat itu miris aja ngelihat opung boru ku kurang duit buat beli obat karena duit buat asuransi ku tuh...Semenjak saat itu aq memutuskan untuk mencari kuliah yang gratis dan bisa langsung kerja..Puji Tuhan dapat juga di STAN...Suatu saat ku juga udah janji buat mengembalikan uang asuransi itu buat mereka karena ku mau hidup dari jerih payahku sendiri hehehehehe...Guys di akhir cerita yang puanjang ini pengen bilang syukurin keadaanmu..Kadang dikala Tuhan ngasi masalah dalam hidup kita,dia juga memberi kita penyelesaian yang jauh lebih besar dari masalah kita itu...Ketika kita gak diberi mama & papa yang utuh yang bisa menyayangi kita, Dia pasti memberi kita orang-orang yang menyayangi kita tulus..So jalani hidup kita dengan baik, berjuang buat hal-hal yang sepatutnya pantas buat kalian raih..Jangan hanya menyesali keadaan karena itu hanya akan memperburuk suasana...Kadang Tuhan membentuk kita dalam keadaan/cara yang kita anggap tidak menyenangkan hehhhehehehe